Senin, 01 Desember 2014

makalah radium



RADIUM (Ra)
1.      SEJARAH RADIUM
Radium ditemukan pada tahun 1898 oleh Marie Sklodowska Curie, seorang ahli kimia Polandia, dan Pierre Curie, seorang ahli kimia Perancis dalam pitchblende atau raninit di Bohemia Utara. Unsur ini diisolasi oleh Marie Curie dan Debierne di tahun 1911, dengan cara elektrolisis solusi radium klorida murni, menggunakan katoda air raksa. Cara lainnya adalah dengan distilasi radium klorida murni di atmosfir hidrogen. Pada mulanya, radium diambil dari bijih pitchblende yang ditemukan di Joachimsthal, Bohemia. Pasir carnotite di Colorado juga menghasilkan radium, tetapi bijih yang kaya akan unsur ini ditemukan di Congo (dulunya Republik Zaire) dan Danau Besar (Great Lake) di Kanada. Radium terkandung di dalam mineral uranium dan bisa diambil dari sampah hasil pemrosesan uranium. Deposit uranium yang besar terletak di Ontario, Kanada, negara bagian New Meksiko dan Utah di AS, dan di Australia.
2.      SIFAT-SIFAT LOGAM RADIUM
Radium diproduksi secara komersil sebagai bromida dan klorida. Sangat jarang unsur ini tersendiri tersedia dalam jumlah banyak. Logam murni unsur ini berwarna putih menyala ketika baru saja dipersiapkan, tetapi menjadi hitam jika diekspos ke udara. Kemungkinan besar karena formasi nitrida. Elemen ini terdekomposisi di dalam air dan lebih reaktif ketimbang barium. Radium memberikan warna merah menyala pada lidah api. Unsur ini memancarkan sinar alpha, beta, dan gamma dan jika dicampur dengan berilium akan memproduksi netron. Satu gram 226Ra mengalami disintegrasi 3.7 x 1010 per detik. Unit disintegrasi unsur curie didefinisikan dari 1 gram 226Ra tersebut. Ada 25 isotop radium yang diketahui. Isotop 226Ra adalah isotop yang banyak ditemukan dan memiliki paruh waktu1600 tahun.
Radium memiliki empat isotop di antaranya ada yang bersifat radioaktif, yaitu isotop 226Ra, 228Ra, 234Ra, dan 223Ra. Yang dimaksud radium secara umum adalah radionuklida dengan nomor massa 226 dan nomor atom 88 yang dinyatakan 88Ra226 atau biasanya ditulis 226Ra. Radionuklida tersebut merupakan anak luruh thorium-230 (230Th) dari deret uranium-238 (238U).
Radium merupakan luminescent (memberikan warna biru samar), bereaksi hebat dengan air dan minyak untuk membentuk radium hidroksida dan sedikit lebih tidak stabil daripada barium. Fase normal radium adalah padat.
Dalam bentuk senyawa kimia, radium dapat membentuk garam asam kuat, seperti RaCl2, BaBr2, dan Ra(NO3)2 . Garam sulfat, karbonat, dan fosfat radium adalah lebih sedikit dapat larut dibanding dengan nitrat dan khlor. Orde daya larut relatif bervariasi dengan anion. Untuk sulfat, daya larutnya menurun dalam orde Ca2+< Sr2+< Pb2+< Ra2+.
3.      KEBERADAAN RADIUM DI ALAM
Radium dapat ditemukan di berbagai lingkungan sekitar, seperti batu-batuan, tanah, air (air tanah, air laut, air mineral, dan air dari sumber air panas), tanaman (tanaman darat dan tanaman air), hewan (hewan darat dan hewan air), udara, dan manusia.
Masuknya radium dari dalam tanah ke air, dapat secara alami, yaitu berasal dari atmosfer akibat dari kegiatan manusia yang memanfaatkan sumber-sumber alam dari dalam tanah, misalnya kegiatan penambangan, terutama tambang fosfat termasuk limbah pabrik pembuatan pupuk fosfat, PLTU batubara (coal fly ash), bahan-bahan bangunan (gipsum, semen, dan pasir). Akibat lepasan 226Ra ke lingkungan karena kegiatan manusia, menurut Dickson diperkirakan bahwa sekitar 2,4 х 1014 Bq/tahun masuk ke dalam lapisan atmosfer. Kadar 226Ra dalam lapisan troposfer berkurang dengan ketinggian dan kadarnya sangat rendah di lapisan atmosfer atas. Distribusi vertikal dalam lapisan untuk lapisan stratosfer rendah sama dengan kadar 238U, 210Pb, dan Pb (stabil), yang semua bersumber pada permukaan bumi.
Kejadian alami dan kegiatan manusia memberi kontribusi cemaran radium di lapisan atmosfer, yang akhirnya 226Ra dapat jatuh ke bumi bersama-sama dengan air hujan. Kontribusi 226Ra di lingkungan yang berasal dari atmosfer relatif kecil, sedangkan kontribusi paling besar berasal dari air buangan akibat kegiatan penambangan, terutama penambangan batubara sampai mencapai kadar ratusan Bq/kg. Pernah dilaporkan di Rusia (1983), hasil penggalian batubara 2,8 х 103 ton dapat menghasilkan lepasan 226Ra total tahunan ke lingkungan (sungai) mendekati 6 х 1012 Bq. Sehingga kemungkinan terjadinya pencemaran lingkungan oleh 226Ra baik yang berasal dari kegiatan manusia maupun secara alami perlu dikendalikan secara sungguh-sungguh. Jejak radionuklida 226Ra dari bermacam-macam sumber pencemar melalui berbagai media dan masuk ke dalam tubuh manusia.
4.      KEGUNAAN RADIUM
Radium juga digunakan dalam memproduksi cat yang menyala dengan sendirinya, sumber netron dan dalam kedokteran. Dalam dunia kedokteran, radium digunakan dalam terapikanker dan penyakit-penyakit lainnya. Beberapa isotop yang baru saja ditemukan seperti 60Co juga digunakan menggantikan radium dalam aplikasi-aplikasi tersebut. Beberapa sumber ini sangat kuat dan yang lainnya sangat aman digunakan. Radium kehilangan sekitar 1% dari aktifitasnya dalam 25 tahun, karena tertransformasikan menjadi unsur-unsur yang lebih ringan. Timbal merupakan hasil akhir disentegrasi radium. Radium harus disimpan diruangan dengan ventilasi yang baik untuk menghindari pembentukan radon.
5.      BAHAYA RADIUM
Radium, jika tertelan, terhirup ataupun terekspos pada tubuh menjadi sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kanker.
6.      SUMBER PENCEMARAN DAN DAMPAK LOGAM RADIUM
Radium merupakan salah satu logam yang memiliki sifat radioaktif sehingga sangat berpotensi menjadi polutan radiaktif. Polutan raioaktif atau Limbah radioaktif adalah jenis limbah yang mengandung atau terkontaminasi radionuklida pada konsentrasi atau aktivitas yang melebihi batas yang diijinkan (Clearance level) yang ditetapkan oleh Badan Pengawas Tenaga Nuklir. Definisi tersebut digunakan didalam peraturan perundang-undangan. Pengertian limbah radioaktif yang lain mendefinisikan sebagai zat radioaktif yang sudah tidak dapat digunakan lagi, dan/atau bahan serta peralatan yang terkena zat radioaktif atau menjadi radioaktif dan sudah tidak dapat difungsikan/dimanfaatkan. Bahan atau peralatan tersebut terkena atau menjadi radioaktif kemungkinan karena pengoperasian instalasi nuklir atau instalasi yang memanfaatkan radiasi pengion. Distribusi radium ke lingkungan diperkirakan akan memberi kontribusi cemaran zat radioaktif di lingkungan
Salah satu sumber pencemaran radioaktif tersbut adalah dari batu bara. Pada saat batubara dibakar terjadilah pembelahan (cracking) molekul-molekul besar menjadi molekul-molekul yang lebih kecil dan pada saat inilah unsur radioaktif yang terjebak di dalam batubara selama berjuta-juta tahun akan ke luar bersama-sama dengan hasil emisi batubara lainnya. Unsur radioaktif yang ke luar dari cracking batubara sangat banyak dan ini tergantung pada jenis dan asal tempat penambangan batubara. Hasil penelitian terakhir menyebutkan bahwa unsur radioaktif yang ke luar sebagai polutan pencemar udara lingkungan sekitar 36 macam unsur radioaktif. Dari sekian banyak polutan radioaktif yang ke luar dari batubara yang paling dominan adalah unsur radioaktif radium 226Ra.
Polutan radioaktif 226Ra termasuk ke dalam golongan logam berat yang apabila masuk ke dalam tubuh manusia akan mengikuti lever route yang berdampak buruk terhadap kesehatan manusia. Perlu kiranya diketahui bahwa dari segi paparan radiasi, radiasi Alpha yang ke luar dari 226Ra merupakan bahaya radiasi interna terhadap tubuh manusia. Bahaya radiasi interna artinya unsur radioaktif tersebut tidak berbahaya kalau hanya berada di luar tubuh manusia karena daya tembusnya (jangkauannya) yang sangat pendek, akan tetapi menjadi berbahaya bila masuk ke dalam tubuh manusia. Apabila dilihat dari segi daya racunnya atau radiotoksisitasnya, maka polutan radioaktif 226Ra termasuk kelompok radiotoksisitas sangat tinggi.
7.      PENANGANAN MASALAH LOGAM RADIUM (Ra)
Penanganan yang dilakukan terhadap masalah yang ditimbulkan dari logam radium adalah dapat diterapkannya peraturan pemerintah yang melarang penggunaan Radium dalam industri untuk masalah logam radium buatan. Namun karena pada dasarnya logam radium terjadi secara alami di alam dan lebih sering ditemukan dalam bentuk radionukletidanya maka dengan membatasi pembuatan dan penggunaan radium buatan sudah lebih membantu mengurangi masalah yang ditimulkan dari logam Ra ini.

1 komentar:

  1. If you're looking to lose pounds then you absolutely need to start using this brand new custom keto meal plan diet.

    To create this keto diet, certified nutritionists, personal trainers, and chefs united to develop keto meal plans that are useful, decent, money-efficient, and satisfying.

    Since their grand opening in January 2019, hundreds of individuals have already remodeled their figure and well-being with the benefits a proper keto meal plan diet can give.

    Speaking of benefits; clicking this link, you'll discover 8 scientifically-confirmed ones offered by the keto meal plan diet.

    BalasHapus